Aspirasiindonesianews.com, Morotai 18/11/2025 – Kepala Desa Yao Morotai Utara Meksen Mala Dirinya Merasa Paling Kecewa Karena Tim kesebelasan Garuda Muda, Menjadi Korban Pengeroyokan Di Saat Sedang Bertanding Sepak bola Di Desa Waringin Senin 17 November Pukul 15. 40 Wit Sehingga 2 Orang Menjadi Korban pengeroyokan Selasa 18/11/25 .
Kepala Desa Yao Morotai Utara Ketika Di Konfirmasi Menegaskan Bahwa Masalah Tersebut Akan Di Laporkan Ke Pihak Satreskrim Polres Morotai Untuk Di Proses Hukum Agar Satreskrim Polres Bisa Mengungkap Semua Pelaku Yang Terlibat Pengeroyokan Segera Di Tangkap Ucap Meksen.
Meksen Mala Kepala Desa Yao Morotai Utara Berharap Panitia Turnamen Sepak Bola Segera Bertangungjawab Atas Pristiwa Tersebut Dan Harus melakukan Semua Ganti Rugi Yang di Keluarkan Oleh Tim kesebelasan Garuda Muda Harap Meksen.
Ketua Tim kesebelasan Garuda Muda Anton Mala Menceritakan Bahwa Pemain Tim kesebelasan Kami Dua Orang Menjadi Korban Pengeroyokan Yaitu Atas Nama Yisrel 30 Tahun, Dan Oktafianus 31 Tahun Kedua Korban Pengeroyokan Saat Bertanding Antara Tim Kesebelasan Garuda Muda FC Vs Tiley Kusu Selatan Barat, Jadi Kedua Pemain kami Sempat Di Rawat Ke Rumah Sakit Umum Daerah Soekarno Ujar Anton.
Kepala Desa Tiley Kusu Selatan Barat Menjelaskan pada Saat Kejadian Pengeroyokan Dirinya Tidak Berada Di Tempat Kejadian Karena Sedang Ke Daruba Dalam Rangka Menyelesaikan Urusan Kedinasan Desa. Masalah Tersebut, Baru Di Ketahui Ketika Di Ceritakan Dari Kaur, Dan BPD, Namun Begitu Ada Keinginan Untuk Selesaikan Masalah nya Agar Bisa Di Selesaikan Dengan Baik Pungkas Kades Tiley.
Kasat Intel Polres Morotai Ketika Di Konfirmasi Melalui Pesan WhatsApp Terkait Apakah Panitia Turnamen Sepakbola Telah Kantongi Ijin Keramian Turnamen Di Desa Waringin Tetapi Sampai Berita Di Tayangkan Kasat Intel Belum Ada Tanggapan Resmi .
Red/Taufik Sibua
