Aspirasiindonesianews.com, Morotai – Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah ( BPKAD) Morotai Terkesan Tutup Mata, Cuek Terkait Dengan Dua Bulan Anggaran Dana Desa Belum Tercairkan, Tetapi Anehnya Disisi Yang Lain Anggaran Kegiatan Seperti Pekan Olahraga Propinsi, Di Tobelo Halmahera Utara, MTQ Tingkat Kabupaten, Termasuk Pesparawi Tingkat Nasional Di Manokwari Papua Barat Bisa Berjalan Lancar Saja, Mustahil Kegiatan Tanpa Anggaran Bisa Terlaksana Dengan Baik Senin 8/6/26.

Pemerintah Desa Di Morotai Bukan Cuma Menjadi Korban Efiensi Atas Kebijakan Pemerintah Pusat, Tetapi Pemerintah Desa Termasuk Korban Belum Realisasi Anggaran Dana Desa 2 Bulan Yaitu mei Juni 2026 , Termasuk Add Bulan Desember 2025.

Salah Satu Kepala Desa Ketika Terkonfirmasi Mengungkapkan Kekesalan Nya Bahwa Seolah Olah Pemerintah Desa Di Anak Tirikan Dalam Tatanan Berpemerintahan Di Morotai, bayangkan Saja Pemerintah Desa Itu Terjadi Pemangkasan Anggaran Besar Besaran Sampai Babat Ke Gaji Maupun Tunjungan Dengan Alasan Efiensi Ungkap Salah Satu Kepala Desa Tidak Sebutkan Nama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa ( DPMD) Morotai Mujakir Sibua S. IP Ketika Konfirmasi Melalui Pesan Singkat Whathsap Mujakir Tidak Tau Menahu Masalah Kendala Tidak Cairkan Anggaran Dana Desa Jadi Sebaik nya Langsung Di Tanyakan Ke Kepala Dinas BPKAD Marwan Sidasi S. Pd Ucap Mujakir.

Konyol Lagi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah ( BPKAD) Marwan Sidasi S. Pd Begitu Santai Nya, Dan Ketidak Ingin Tahunya Masalah Add Ada Apa Ini Padahal Kan Semestinya Dua Bulan Anggaran Dana Desa Sudah Di Cairkan, Agar Supaya Program Desa Saat Nya Harus Berjalan Sebagimana Mestinya .                                                      Red / Taufik Sibua