Skip to content
  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • 23:53
  • Follow Us

  • Home
  • Contact
  • Home
  • Home
  • Recruitment
  • Redaksi
  • Home
  • Tim Investigasi LPMI dan Awak Media Saat Ungkap Pengolahan Emas Ilegal di Sukajaya Bogor, Diduga Terjadi Rekayasa Kasus
Pos-pos Terbaru
  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE 22/10/2026
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla 16/10/2026
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia 16/10/2026
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan 12/10/2026
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas 09/10/2026
Bogor

Tim Investigasi LPMI dan Awak Media Saat Ungkap Pengolahan Emas Ilegal di Sukajaya Bogor, Diduga Terjadi Rekayasa Kasus

Pimpinan Redaksi Jan 10, 2026 0
Spread the love

Aspirasiindonesianews.com, SUKAJAYA – BOGOR, JAWA BARAT (5/1/2026) — Tim Investigasi Lembaga Prioritas Masyarakat Indonesia (LPMI) bersama awak media mengalami ketegangan serius saat melakukan investigasi lapangan terkait dugaan aktivitas pengolahan emas ilegal serta transaksi jual-beli emas hasil pengolahan ilegal di wilayah Cigudeg–Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Minggu (4/1/2026) siang.

Dalam rangkaian kejadian tersebut, kendaraan roda empat yang digunakan tim mengalami kerusakan parah akibat aksi pelemparan batu oleh sekelompok massa yang diduga telah terprovokasi. Insiden ini memaksa tim meminta pengamanan kepada aparat kepolisian demi keselamatan seluruh anggota tim dan awak media yang berada di lokasi.

Namun demikian, LPMI menyesalkan munculnya sejumlah pemberitaan di beberapa media daring yang memuat pernyataan Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sehabuddin, yang disebut hanya merujuk pada Laporan Informasi Nomor: LI/01/I/RES/2026/RESKRIM dari Terduga pelaku penadah emas ilegal tanpa disertai klarifikasi maupun konfirmasi kepada Tim Investigasi LPMI dan awak media yang berada langsung di lokasi kejadian.

Beberapa judul pemberitaan yang dinilai tidak mencerminkan kronologi secara utuh antara lain, tersalin dari jejaring online yang tersiar:
Lakukan Pemerasan, Orang Mengaku Aparat dan Wartawan Diciduk Polisi Cigudeg

Lakukan Pemerasan, Orang Mengaku Aparat dan Wartawan Diciduk Polisi Cigudeg

“Ngaku Wartawan hingga Aparat untuk Peras Warga, Sekelompok Orang Diamuk Massa di Sukajaya”
https://bogor.tribunnews.com/bogor-raya/307956/ngaku-wartawan-hingga-aparat-untuk-peras-warga-sekelompok-orang-diamuk-massa-di-sukajaya

Menanggapi hal tersebut, Lee, selaku Ketua Umum LPMI, menyatakan keberatan atas pernyataan yang disampaikan kepada publik tanpa klarifikasi menyeluruh ke semua pihak. Ia menegaskan bahwa LPMI dalam waktu dekat akan menempuh langkah resmi dengan melaporkan persoalan ini ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Menurut Lee, Kapolsek Cigudeg sejatinya mengetahui kronologi kejadian yang sebenarnya. Pada Minggu (4/1/2026) malam, Tim Investigasi LPMI dan awak media dievakuasi dari Polsek Cigudeg menuju Polres Bogor Kabupaten atas permintaan langsung Ketua Umum LPMI kepada pihak Polri, menyusul situasi yang tidak kondusif dan adanya potensi ancaman keselamatan akibat amukan massa dan rangkaian intimidasi dari oknum Polsek Cigudeg.

Evakuasi dilakukan oleh Tim Samapta Polres Bogor Kabupaten, dengan pengawalan langsung dari Wakapolsek Cigudeg beserta sejumlah personel, dan rombongan tiba dengan selamat di Polres Bogor Kabupaten sekitar pukul 22.00 WIB.

Atas tindakan pengamanan tersebut, LPMI menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakapolsek Cigudeg serta Unit 1 Krimum Polres Bogor Kabupaten atas pengawalan dan perlindungan terhadap Tim Investigasi LPMI dan awak media.

Sementara itu, Kuasa Hukum LPMI, Nancy Yuliana Sanjoto, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya telah membuat laporan resmi terkait dugaan tindak pidana kekerasan yang menyebabkan kerusakan kendaraan dan adanya korban dari pihak LPMI. Salah satu anggota tim dilaporkan terkena lemparan batu yang menghantam kaca belakang kendaraan.

Laporan tersebut telah tercatat dengan nomor:
LP/B/26/I/2026/SPKT/POLRES BOGOR/POLDA JAWA BARAT, tanggal 05 Januari 2026 tentang tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang, sebagaimana di maksud, Pasal 262 KUHP BARU sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi publik, LPMI menyatakan telah mengantongi bukti-bukti berupa rekaman video aksi anarkis, barang bukti batu, serta dokumentasi kendaraan yang mengalami kerusakan, yang siap diserahkan kepada pihak berwenang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Red

Views: 88
Pimpinan Redaksi

Website: https://aspirasiindonesianews.com

Related Story
Bogor
BOGOR SA UYUNAN RESTORASI BUDAYA DAN MARTABAT PELAKU SENI MENUJU TERWUJUDNYA KUTA UDAYA WANGSA.
Pimpinan Redaksi Feb 10, 2026
Bogor
Mendes Jadikan APDESI Bogor Role Model Ciptakan Kekompakan Pemerintah Desa
Pimpinan Redaksi Des 5, 2025
YOU MAY HAVE MISSED
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Berita Utama
MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Kabupaten Tangerang
Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
Pimpinan Redaksi Okt 12, 2026

Pos Terbaru

  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas

Copyright © 2026 | PT. Rasyah Andreas Mutiara Audrey (RAMA) | NewsExo by ThemeArile