Aspirasiindonesianews.com, Morotai – Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat ( Samurai) Distrik Morotai Melakukan Unjuk Rasa ( Unras) Di Depan Kantor Bupati, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah , Untuk Memberikan Ultimatum Enam Hal Yang Menjadi Atensi Pemerintah Daerah Samurai Pun Menuding Bupati Bersama DPRD Tidak Memiliki Otak Sebagaimana Yang Di Cantumkan Di Spanduk Kekesalan Itu Muncul Akibat Pengambilan Kebijakan Tidak Berpihak Pada Kepentingan Publik Rabu 28/01/26.
Aksi Unjuk Rasa Samurai Distrik Morotai Mulai Pukul 10.26 Wit Rute Kantor Bupati, Di Lanjutkan Ke DPRD, Kelengkapan Bendera Samurai , Pernyataan Sikap, Megafon,Jumlah Masa Aksi 10 Orang Aksi Berjalan Lancar Aman, Tertib Samurai Dalam Pernyataan Sikapnya Memberikan Enam Ultimatum Antara Lain
1 -Pemda, Dan DPRD Selesaikan Masalah Ilegal Fshing.
2. Pemda Tertibkan , Transparansi BBM Nelayan
3 .Pemda Buat Kartu Kusuka , Paskecil Terhadap
Nelayan Morotai
4 Pemda Tambahkan Kuota Subsidi BbM Nelayan Serta Bagun SPBU Di Enam Kecamatan.
5 Pemda berikan Sarana Prasarana Sesuai Kebutuhan Nelayan
6.Bupati Keluarkan Peraturan Bupati Terkait Penetapan Harga Ikan Tuna .
Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat ( Samurai) Distrik Morotai Juga Menekan kan Penting Nya Langkah Keseriusan Pemerintah Daerah Terutama Pihak Keamanan TNI Polri Terutama Polairud Supaya Segera Mengambil Langkah Pasti Menyelesaikan Sering Terjadi Nya Konflik Di Perairan Morotai Antara Nelayan Morotai Dan Bitung Yang Sampai Saat Ini Belum Ada Penyelesaian nya .
Samurai Distrik Morotai Berharap Supaya Konflik Nelayan Morotai Dan Bitung Secepatnya Bisa Terselesaikan Termasuk Memberikan Penegasan Serta Pengawasan Ekstra Ketat Sehingga Nelayan Dari Bitung Tidak Lagi Mancing Ikan Tuna Di Morotai . Red /Taufik Sibua
