Apirasiindonesianews.com,Morotai-SAR Gabungan Marnit Polairud Pulau Morotai evaluasi Korban laka tunggal di atas kapal pada hari Kamis Tanggal 02 Oktober 2025. Kecelakaan Kapal, Medivac Crew MV. PRINCE GOLD Yang Membutuhkan Bantuan Medis Darurat di Timur Laut Perairan Kab. Kepulauan Morotai Prov. Maluku Utara Kamis 2/10/25.
Kronolgi Sumber Kejadian :*
Dari MRCC
Pada Tanggal 02 Oktober 2025 Pkl. 02.00 WIT
Lokasi Kejadian :*
Timur Laut Kepulauan Morotai
Koordinat : 2°28’48.00″N / 130°24’36.00″E
. Jarak Lurus USS Morotai – Titik Duga : 150 Nm Radian : 251°
. Waktu Kejadian : 1 Oktober 2025 Pkl. 12.00 UTC
*Jumlah Korban di atas kapal sebanyak 1 Orang
S : 1 Orang
MD : –
DP : –
*Data Korban :*
– Nama : Ha dang uy
– Umur : 39 Thn
– Warga Negara : Vietnam
*Data Kapal :*
Nama Kapal : Prince Gold
Rute : Papua Nugini – Vietnam
MMSI : 353628000
IMO : 9467914
Call Sign : HP8206
Bendera : Panama
Type : Cargo
No Tlp Satelite : +02166938913
3) *Kronologi Kejadian :*
– Pada Tgl 1 Oktober 2025 Pkl. 12.00 UTC, Seorang awak kapal mengalami luka serius di perut dengan luka terbuka dan dalam, memerlukan bantuan medis darurat. Kapal sedang mengubah arah menuju Pelabuhan Morotai, Indonesia.
4) *Pelaksanaan SAR :*
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 11.45 WIT, Terima Info dari OSC bhw Tim SAR Gabungan Polairud Morotai telah berhasil berkomunikasi dgn MV. PRINCE GOLD menggunakan Alkom milik KM. Aksar Saputera 23 dan telah menentukan koordinat lokasi Intercept.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl 13.15 WIT, Tim Aju dengan menggunakan Speed Boat milik Masyarakat bergerak menuju ke lokasi Intercept yaitu pd Koordinat 02° 0’28.08″N/128°14’58.08″E utk memberikan penanganan awal pada korban.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 13. 24 WIT, Tim SAR Gabungan Polairud Morotai tiba di Lokasi Intercept dan langsung melaksanakan penanganan terhadap korban.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 14.07 WIT, Terima Info dari OSC bhw korban meminta untuk di rujuk ke RSUD Morotai dengan pendamping 2 (Dua) orang Crew MV. PRINCE GOLD, Tim SAR Gabungan akan mengunakan RIB Trimaran milik Lanal Morotai utk membantu proses Evakuasi.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 14.39 WIT, Tim SAR Gabungan Polairud Morotai bergerak menuju ke Lokasi Intercept dengan menggunakan RIB Trimaran dengan estimasi tiba sekitar Pkl. 15.00 WIT.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 15.03 WIT, Tim SAR Gabungan Polairud Morotai tiba di Lokasi Intercept. dan langsung melaksanakan proses evakuasi.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl 15.50 WIT, Korban di Evakuasi dari atas MV. PRINCE GOLD menuju ke Pelabuhan Daruba Morotai dgn menggunakan RIB Trimaran milik Lanal Morotai.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 16.10 WIT, Tim SAR Gabungan Polairud Morotai tiba di Pelabuhan Daruba dan langsung di rujuk ke RSUD Soekarno Morotai.
– Pada Tgl 02 Oktober 2025 Pkl. 16.45 WIT, Tim SAR Gabungan Polairud Morotai melaksanakan Debriefing dan Evaluasi Ops SAR. Dari hasil Evaluasi disimpulkan bahwa korban telah di Evakuasi dan diserahkan kepada pihak RSUD Soekarno Morotai dalam keadaan selamat Dengan demikian, Operasi SAR Gabungan Polairud Morotai dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
5) *Unsur SAR Terlibat :*
– USS Morotai
– Lanal Morotai
– Pos Polairud Polda Malut
– KP3 Pelabuhan Morotai
– SROP Tobelo
– SROP Ternate
– KUUP Daruba
– Kantor Imigrasi Tobelo
– Kantor Kesehatan Pelabuhan Daruba
6) *Alut Dan Palsar :*
– RIB Trimaran Lanal Morotai
– Speed Boat Penumpang
– Palsar Evakuasi
– Palsar Komunikasi
7) *Faktor Penghambat :*
– Komunikasi dengan MV. PRINCE GOLD
– Cuaca hujan deras di sekitar lokasi Intercept
8) *Kondisi Cuaca :*
– Cuaca : Hujan
– Angin : 4 – 6 Kts dari arah Tenggara
– Arus : 0.5 – 0.7 Kts
– Gelombang : 0.3 – 0.5 Meter
Red/Taufik Sibua
