Skip to content
  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • 19:13
  • Follow Us

  • Home
  • Contact
  • Home
  • Home
  • Recruitment
  • Redaksi
  • Home
  • LAWINDO Tegas Bantah Isu ‘7 Organisasi Advokat Diakui Pemerintah’: Klaim Dinilai Keliru dan Tak Berdasar Hukum
Pos-pos Terbaru
  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE 22/10/2026
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla 16/10/2026
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia 16/10/2026
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan 12/10/2026
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas 09/10/2026
Jakarta

LAWINDO Tegas Bantah Isu ‘7 Organisasi Advokat Diakui Pemerintah’: Klaim Dinilai Keliru dan Tak Berdasar Hukum

Pimpinan Redaksi Nov 13, 2025 0
Spread the love

Aspirasiindonesianews.com  – Jakarta – Ketua Umum DPP lawyer Indonesia (LAWINDO). H. Kalfin Gantare, SH.,MH.,C.HL
Dunia hukum di Indonesia, kembali menyita perhatian publik luas, terutama para advokad, yang tergabung dalam suatu lembaga hukum. Fenomena itu, dipicu oleh Pernyataan seorang Hilman Soecipto.

Hilman Soecipto, S.Sos., S.H., M.H, yang mengaku sebagai Ketua Satgas Penerangan Administrasi Badan Hukum Republik Indonesia. Namun, investigasi mengungkap bahwa “satuan tugas” yang disebut Hilman ternyata bukan satuan tugas resmi ataupun permanen dalam struktur organisasi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

Hilman yang menyebut hanya ada tujuh (7) organisasi advokat yang diakui oleh pemerintah dan yang berwenang melaksanakan amanat UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat itu, dinilai menyesatkan dan meresahkan kalangan hukum nasional, Rabu (12/11/2025).

Kontroversi mengenai tujuh advokat yang diakui pemerintah telah menimbulkan perdebatan di kalangan hukum. Pemerintah, melalui Kementerian Hukum dan HAM, telah menetapkan tujuh organisasi advokat yang diakui secara sah berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

Tujuh Organisasi Advokat yang Diakui Pemerintah:

1. Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)*: Peradi memiliki tiga kepengurusan yang diakui, yaitu Peradi di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., Peradi SAI, dan Peradi RBA.
2. Kongres Advokat Indonesia (KAI)*: KAI memiliki dua struktur yang sah, yaitu KAI di bawah pimpinan Siti Jamaliah Lubis, S.H., dan KAI yang dipimpin oleh Dr. K.P.H. Heru S. Notonegoro, S.H., M.H..
3. Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI) : KNAI dipimpin oleh Pablo Putra Benua, B.M.P., S.H., M.H..
4. Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) : AAI dipimpin oleh Prof. Tjandra Sridjaja Pradjonggo.
5. Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN) :PERADIN dipimpin oleh Assoc. Prof. Firman Wijaya, S.H., M.H..
6. Dewan Pengacara Nasional Indonesia (DPN Indonesia): DPN Indonesia dipimpin oleh Dr. Faizal Hafied, S.H., M.H..
7. Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI)*: HAPI dipimpin oleh Dr. Enita Adyalaksmita, S.H., M.H..

Namun, beberapa organisasi advokat lain telah menyatakan keberatan dan menganggap bahwa pengakuan pemerintah terhadap tujuh organisasi advokat tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik. Dan salah satunya ialah DPP LAWINDO.

LAWINDO Tegas Bantah Isu ‘7 Organisasi
Advokat Diakui Pemerintah’: Klaim Keliru dan tak berdasar hukum
Jakarta, 13 November 2025

Dewan Pimpinan Pusat Lawyer Indonesia (LAWINDO)
menolak keras isu yang menyatakan hanya ada tujuh organisasi advokat yang diakui pemerintah. Klaim tersebut tidak berdasar hukum, menyesatkan publik, dan berpotensi merusak independensi profesi advokat.

Ketua Umum LAWINDO, H. Kalfin Gantare, S.H., M.H., C.HL., menegaskan bahwa tidak ada ketentuan perundang-undangan yang memberikan kewenangan kepada pemerintah
untuk mengakui organisasi advokat. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang:

Advokat menegaskan bahwa organisasi advokat bersifat bebas dan independen, tanpa campur tangan kekuasaan mana pun.

Mahkamah Konstitusi dalam putusan-putusan pentingnya, antara lain Putusan MK No:
014/PUU-IV/2006 dan No. 66/PUU-VIII/2010, juga menolak pembatasan dan monopoli organisasi advokat. Selain itu, Surat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 menegaskan bahwa Ketua Pengadilan Tinggi berwenang menyumpah advokat dari organisasi mana pun yang memenuhi persyaratan undang-undang. Advokat yang telah disumpah memiliki hak penuh untuk beracara di
pengadilan tanpa memandang latar belakang organisasi.

“Penyumpahan advokat dilakukan dalam sidang terbuka Pengadilan Tinggi, yang merupakan pengakuan negara secara sah terhadap profesi advokat. Tidak ada pengakuan organisasi advokat oleh pemerintah atau lembaga lain selain mekanisme tersebut,” kata
Kalfin.

LAWINDO berdiri atas asas kebebasan berserikat sebagaimana dijamin Pasal 28E ayat (3) UUD 1945, dengan tekad kuat menjaga martabat, kemandirian, dan integritas profesi advokat di seluruh Indonesia. Komitmen LAWINDO jelas memperjuangkan supremasi hukum, kebebasan berorganisasi, serta memastikan profesi advokat tetap bebas, mandiri, dan beretika tinggi sesuai amanat Undang-Undang Advokat dan UUD 1945.

LAWINDO juga menegaskan kepada media dan pejabat publik: jangan ikut menyebarkan informasi keliru mengenai pengakuan organisasi advokat.

“Negara ini berdiri di atas hukum, bukan kekuasaan. Informasi keliru soal pengakuan organisasi advokat hanya merugikan publik dan melemahkan independensi profesi,” tegas Ketua Umum LAWINDO, H. Kalfin Gantare, menutup pernyataan.

Redaksi

Views: 140
Pimpinan Redaksi

Website: https://aspirasiindonesianews.com

Related Story
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Berita Utama Jakarta
JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas
Pimpinan Redaksi Okt 9, 2026
Hukum dan Kriminal Jakarta
JPB Law Firm Beri Pendampingan Probono untuk Faridha Wagea, Apresiasi Proses Hukum Polres Metro Jakpus
Pimpinan Redaksi Sep 24, 2026
Jakarta Nasional
PEWARNA Indonesia DKI Jakarta bersama Gerakan Moral Rekonsialisasi Indonesia (GMRI), Nusantara Centre, Semar Cipta Surya Kencana Amalindo menggelar acara Dialog dan Refleksi Nyata untuk Perdamaian.
Pimpinan Redaksi Sep 23, 2026
Apresiasi Jakarta
JULIANUS HALAWA S.H., M.H. MENANGKAN GUGATAN KE MAHKAMAH KONSTITUSI ( MK ) DAN PENGADILAN NEGERI ( PN )
Pimpinan Redaksi Sep 21, 2026
Berita Utama Budaya Internasional Jakarta Pendidikan
ICYC Cordana Juara Seghizzi Grand Prix 2026, Orang Tua Gabrielle Gwen: Bangga Lihat Anak Berkarya
Pimpinan Redaksi Jul 14, 2026
Jakarta Nasional
Rumah Sehat Family Massage Resmi Buka Cabang Ketiga di Pondok Indah, Hadirkan Layanan Premium Berstandar Profesional
Pimpinan Redaksi Jul 5, 2026
Jakarta
Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
Pimpinan Redaksi Jun 28, 2026
Jakarta
Lanjutkan Kepemimpinan Profesor Asep Jahar, Profesor Noorhaidi Hasan Resmi Pimpin Asosiasi Universitas Islam Asia
Pimpinan Redaksi Jun 27, 2026
YOU MAY HAVE MISSED
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Berita Utama
MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Kabupaten Tangerang
Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
Pimpinan Redaksi Okt 12, 2026

Pos Terbaru

  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas

Copyright © 2026 | PT. Rasyah Andreas Mutiara Audrey (RAMA) | NewsExo by ThemeArile