Skip to content
  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • 18:21
  • Follow Us

  • Home
  • Contact
  • Home
  • Home
  • Recruitment
  • Redaksi
  • Home
  • Ketimbang Bubarkan Satgas BLBI, Pengamat Sarankan Perbaikan Mekanisme Sistem
Pos-pos Terbaru
  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE 22/10/2026
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla 16/10/2026
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia 16/10/2026
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan 12/10/2026
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas 09/10/2026
Jakarta

Ketimbang Bubarkan Satgas BLBI, Pengamat Sarankan Perbaikan Mekanisme Sistem

Pimpinan Redaksi Okt 17, 2025 0
Spread the love

Aspirasiindonesianews.com JAKARTA (17/10) – Pengamat hukum dan kebijakan publik Hardjuno Wiwoho menilai pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut keberadaan Satgas BLBI hanya menimbulkan “noise” sebagai bentuk kekacauan berpikir di tubuh pemerintah.

Menurutnya, lembaga itu dibentuk justru untuk menegakkan mandat konstitusi: menagih kembali uang negara yang dikemplang para obligor besar sejak krisis 1998.

“Ini bukan urusan ribut-ribut, tapi tugas negara. Kalau Menteri Keuangan menyebut Satgas sebagai noise, berarti ia tak memahami esensi keadilan fiskal,” ujar Hardjuno saat dimintai tanggapan, Rabu (15/10).

Ia menilai istilah “noise” merendahkan kerja serius aparat penegak hukum yang selama ini berupaya memulihkan aset negara, sekaligus memberi kesan bahwa pemerintah ingin menghindari tekanan publik terhadap para pengemplang dana BLBI.

Meski begitu, Hardjuno tidak menutup mata terhadap kelemahan kinerja Satgas BLBI. Ia menyebut hasil pemulihan aset yang dicapai lembaga tersebut memang masih jauh dari target.

Dari total hak tagih sekitar Rp110 triliun, nilai yang berhasil dikembalikan baru mencapai sepertiganya. Namun, kata dia, kelemahan itu tidak bisa dijadikan alasan untuk membubarkan Satgas.

“Kalau hasilnya belum maksimal, ya perbaiki mekanismenya. Jangan justru dibubarkan, apalagi dengan alasan ‘bikin ribut’,” tegasnya.

Menurut Hardjuno, keputusan membubarkan Satgas hanya akan memperlemah posisi negara di hadapan para obligor. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab menagih utang BLBI bersifat melekat, tidak bisa hilang hanya karena rezim atau pejabat berganti.

“Utang itu tercatat dan harus dilunasi. Kalau Satgas dihentikan, negara seperti menyerah di tengah jalan,” katanya.

Hardjuno mendesak agar pemerintah berhenti memandang penegakan hukum sebagai sumber kegaduhan.

Ia menilai negara justru perlu menegaskan komitmen melawan praktik rente dan moral hazard yang mengakar dalam kasus BLBI.

“Yang bikin noise itu bukan Satgas, tapi ketakutan pada kebenaran. Kalau mau bersih, hadapi saja,” ujarnya.

Red

Views: 110
Pimpinan Redaksi

Website: https://aspirasiindonesianews.com

Related Story
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Berita Utama Jakarta
JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas
Pimpinan Redaksi Okt 9, 2026
Hukum dan Kriminal Jakarta
JPB Law Firm Beri Pendampingan Probono untuk Faridha Wagea, Apresiasi Proses Hukum Polres Metro Jakpus
Pimpinan Redaksi Sep 24, 2026
Jakarta Nasional
PEWARNA Indonesia DKI Jakarta bersama Gerakan Moral Rekonsialisasi Indonesia (GMRI), Nusantara Centre, Semar Cipta Surya Kencana Amalindo menggelar acara Dialog dan Refleksi Nyata untuk Perdamaian.
Pimpinan Redaksi Sep 23, 2026
Apresiasi Jakarta
JULIANUS HALAWA S.H., M.H. MENANGKAN GUGATAN KE MAHKAMAH KONSTITUSI ( MK ) DAN PENGADILAN NEGERI ( PN )
Pimpinan Redaksi Sep 21, 2026
Berita Utama Budaya Internasional Jakarta Pendidikan
ICYC Cordana Juara Seghizzi Grand Prix 2026, Orang Tua Gabrielle Gwen: Bangga Lihat Anak Berkarya
Pimpinan Redaksi Jul 14, 2026
Jakarta Nasional
Rumah Sehat Family Massage Resmi Buka Cabang Ketiga di Pondok Indah, Hadirkan Layanan Premium Berstandar Profesional
Pimpinan Redaksi Jul 5, 2026
Jakarta
Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
Pimpinan Redaksi Jun 28, 2026
Jakarta
Lanjutkan Kepemimpinan Profesor Asep Jahar, Profesor Noorhaidi Hasan Resmi Pimpin Asosiasi Universitas Islam Asia
Pimpinan Redaksi Jun 27, 2026
YOU MAY HAVE MISSED
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Berita Utama
MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Kabupaten Tangerang
Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
Pimpinan Redaksi Okt 12, 2026

Pos Terbaru

  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas

Copyright © 2026 | PT. Rasyah Andreas Mutiara Audrey (RAMA) | NewsExo by ThemeArile