Skip to content
  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • 17:17
  • Follow Us

  • Home
  • Contact
  • Home
  • Home
  • Recruitment
  • Redaksi
  • Home
  • *Refleksi Kinerja 2025, Menag: Agama Bangkitkan Semangat Bangun Bangsa*
Pos-pos Terbaru
  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE 22/10/2026
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla 16/10/2026
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia 16/10/2026
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan 12/10/2026
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas 09/10/2026
Jakarta

*Refleksi Kinerja 2025, Menag: Agama Bangkitkan Semangat Bangun Bangsa*

Pimpinan Redaksi Des 24, 2025 0
Spread the love

Aspirasiindonesianews.com, Jakarta 24/12/2025 – Menteri Agama Nasaruddin Umar bersyukur atas pelaksanaan program berdampak di 2025 hingga berbuah apresiasi masyarakat. Meski demikian, Menag mengaku terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.

Menag tidak memungkiri banyak hasil survei yang menilai positif kinerja Kementerian Agama dalam setahun terakhir. Namun menurutnya, keberhasilan Kemenag tidak semata diukur dengan ukuran formal.

“Jika umat makin dekat dengan ajaran agama, kita bisa lega dan bernafas,” sebut Menag dalam dialog media bertajuk Refleksi Kinerja 2025 di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Hadir, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, jajaran pejabat Eselon I dan II, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, serta Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar.

Menag menilai umat beragama saat ini masih berjarak dengan ajaran agamanya. Padahal, dia berharap Indonesia bisa menjadi contoh di masa depan terkait umat yang dekat dengan ajaran agamanya.

“Makin dekat umat dengan ajaran agama, pasti jauh dari kriminalitas, produktifitas meningkat, dan kedamaian terjadi,” paparnya. Menag yakin, agama bisa menjadi etos dan spirit yang membangkitkan semangat umat untuk membangun peradaban.

*Capaian 2025*

Sejumlah capaian diraih Kementerian Agama dalam setahun lebih Kabinet Merah Putih. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) misalnya, tahun ini mencapai skor 77,89%, tertinggi sejak survei 2015.

Transisi kelembagaan yang berlangsung sepanjang 2025 juga menjadikan Kemenag makin fokus dalam peran peningkatan kualitas kehidupan, serta pendidikan agama dan keagamaan. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sudah mandiri, sedang penyelenggaraan haji mulai tahun depan dikelola Kementerian Haji dan Umrah.

“Dengan perampingan kelembagaan, kami bisa lebih fokus menangani hal krusial dan mendasar, terkait pendidikan keagamaan dan kerukunan. Tidak ada artinya pertumbuhan ekonomi dan kekayaan negara tanpa kerukunan. Alhamdulillah pemerintah bisa ciptakan kerukunan, stabilitas ekonomi dan stabilitas politik yang luar biasa,” sebut Menag.

“Kehadiran Ditjen Pesantren juga akan semakin mengoptimalkan peran negara dalam memaksimalkan tiga fungsi pesantren, sebagai _tafaqquh fid din_, lembaga dakwah, dan pemberdayaan umat,” lanjutnya.

Capaian berikutnya adalah penguatan Ekoteologi dan Kurikulum Cinta. Dua progran ini semakin kontekstual seiring bencana banjir di Aceh dan Sumatra. Padahal, program ini digulirkan kali pertama oleh Menag sejak Januari 2025. Hal itu karena Menag sadar tentang peran penting bahasa agama dalam merawat lingkungan. Menurutnya, tanpa bahasa agama, tidak mungkin manusia bisa menciptakan kesadaran umat untuk memelihara lingkungan.

“Di Indonesia hampir setiap instansi saat ini bicara ekoteologi. Kita sudah mulai setahun lalu. Banyak instansi luar negeri undang kami bicara ekoteologi,” ujarnya.

“Selama ini teologi kita terlalu maskulin. Kita perlu green teologi. Ke depan akan ada kerja sama lintas agama untuk gunakan bahasa agama dalam merawat lingkungan,” sambungnya.

Menag sadar bahwa membangun kesadaran ekoteologi bukan program instan. Dibutuhkan waktu empat sampai lima tahun ke depan untuk bisa diimplementasikan maksimal. “Tugas kita siapkan landasan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Terkait Kurikulum Cinta, Menag menggarisbawahi pentingnya mengajarkan agama tanpa menanamkan kebencian. Untuk itu, pendidikan harus lebih menekankan titik temu. _The power of we_ sangat penting.

Terkait persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Menag menjelaskan bahwa hari ini Kementerian Agama menggulirkan program Masjid Ramah Pemudik. Program yang melibatkan 6.859 masjid di 27 provinsi ini akan berlangsung dari 23 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

“Rumah ibadah adalah rumah kemanusiaan. 6.859 masjid di seluruh Indonesia disiapkan untuk program Masjid Ramah Pemudik. Tahun lalu tidak sebanyak ini,” tegas Menag.

*Pemberdayaan Umat*

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa capaian Kemenag ada yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Capaian kualitatif antara lain semakin meningkatnya kualitas kerukunan umat, terbukti dengan tingginya indeks KUB.

Sementara terkait capaian kuantitatif Kemenag sepanjang 2025, Kamaruddin menyoroti sejumlah aspek. Pertama, sertifikasi 101 ribu guru. Menurut Sekjen, pertama dalam sejarah, Kemenag berhasil mensertifikasi guru hingga ratusan ribu dalam setahun.

“Masih ada lebih 600 ribu guru yang akan dituntaskan dalam 2 tahun ke depan. Capaian ini menjadi instrumen transformasi yang fundamental. Ada kenaikan kompetensi guru yang terukur dan kenaikan kesejahteraan,” sebut Kamaruddin.

Kedua, ada 11 PTKN yang bertransfromasi dari institut menjadi universitas pada 2025. Hal ini berdampak pada transformasi kualitas kelembagaan di kampus, sehingga menjadi _enabler_ bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Ketiga, pembentukan Ditjen Pesantren. Menurut Kamaruddin, Peraturan Presiden yang menjadi regulasinya akan segera terbit. “Ini sebagai bentuk afirmasi negara kepada lembaga pendidikan Pesantren,” jelasnya.

Keempat, tahun 2025, Kemenag melantik 120ribu pegawai, baik CPNS maupun PPPK. Langkah ini semakin meningkatkan kualitas kontribusi Kemenag dalam mewujudkan Asta cita Presiden

Kelima, pemberdayaan ekonomi umat. Sepanjang 2025, ada 20ribu tanah wakaf yang disertifikasi berkat sinergi Kemenag dan Kementerian ATR. Meski masih ada 47% tanah wakaf yang belum disertifikasi, namun progresnya sangat pesat.

Kementerian Agama juga membina 17 kota wakaf. Program ini dikembangkan atas sinergi Kemenag dengan Pemerintah Daerah dan Badan Wakaf Indonesia. Tujuannya, memberdayakan ekonomi umat. Berdasarkan hasil studi, dampak ekonomi program ini mencapai Rp6,1 Triliun.

“Ada juga 75 kampung zakat yang cukup penting dalam kontribusinya mensejahterakan umat,” kata Sekjen Kemenag.

Kementerian Agama pada 2025 juga telah menerbitkan izin operasional 16 Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional. Keberadaan mereka juga berkontribusi dalam menghimpun dan mendistribusikan zakat. “Pertumbuhan dana zakat yang dihimpun sekitar Rp10 triliun per tahun. Tahun lalu Rp40 triliun. Tahun ini insya Allah sampai Rp50 triliun,” jelas Kamaruddin Amin.

Kemenag juga memberi kewenangan pada Lembaga Keuangan Syariah Pengelola Wakaf Uang. Ada puluhan LKS PWU yang diberi izin dan berhasil mengumpulkan wakaf uang hingga Rp335 Miliar.

Kementerian Agama juga sudah melantik duta wakaf di sekolah umum di seluruh Indonesia. Mereka adalah para aktivis Rohani Islam (Rohis) yang akan berkampanye tentang wakaf.

“Kami punya mimpi Kemenag dalam kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar bisa mengumpulkan dana triliunan untuk pemberdayaan ekonomi umat,” tandasnya.

Red/Taufik Sibua

Views: 107
Pimpinan Redaksi

Website: https://aspirasiindonesianews.com

Related Story
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Berita Utama Jakarta
JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas
Pimpinan Redaksi Okt 9, 2026
Hukum dan Kriminal Jakarta
JPB Law Firm Beri Pendampingan Probono untuk Faridha Wagea, Apresiasi Proses Hukum Polres Metro Jakpus
Pimpinan Redaksi Sep 24, 2026
Jakarta Nasional
PEWARNA Indonesia DKI Jakarta bersama Gerakan Moral Rekonsialisasi Indonesia (GMRI), Nusantara Centre, Semar Cipta Surya Kencana Amalindo menggelar acara Dialog dan Refleksi Nyata untuk Perdamaian.
Pimpinan Redaksi Sep 23, 2026
Apresiasi Jakarta
JULIANUS HALAWA S.H., M.H. MENANGKAN GUGATAN KE MAHKAMAH KONSTITUSI ( MK ) DAN PENGADILAN NEGERI ( PN )
Pimpinan Redaksi Sep 21, 2026
Berita Utama Budaya Internasional Jakarta Pendidikan
ICYC Cordana Juara Seghizzi Grand Prix 2026, Orang Tua Gabrielle Gwen: Bangga Lihat Anak Berkarya
Pimpinan Redaksi Jul 14, 2026
Jakarta Nasional
Rumah Sehat Family Massage Resmi Buka Cabang Ketiga di Pondok Indah, Hadirkan Layanan Premium Berstandar Profesional
Pimpinan Redaksi Jul 5, 2026
Jakarta
Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
Pimpinan Redaksi Jun 28, 2026
Jakarta
Lanjutkan Kepemimpinan Profesor Asep Jahar, Profesor Noorhaidi Hasan Resmi Pimpin Asosiasi Universitas Islam Asia
Pimpinan Redaksi Jun 27, 2026
YOU MAY HAVE MISSED
Jakarta
SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
Pimpinan Redaksi Okt 22, 2026
Berita Utama
MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Apresiasi Jakarta Nasional
Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
Pimpinan Redaksi Okt 16, 2026
Kabupaten Tangerang
Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
Pimpinan Redaksi Okt 12, 2026

Pos Terbaru

  • SELAMAT & SUKSES PERGANTIAN PEJABAT DIREKTORAT QAGC JNE
  • MUKI dan PEWARNA Kalteng Gelar Doa Bersama di Bundaran Besar, Serukan Pemulihan dari Karhutla
  • Gugun Gumilar Buka Pre-Launch Asesmen Kompas Pancasila, Menakar Standar Baru Kepemimpinan Indonesia
  • Imigrasi Tangerang Luncurkan PUSPITA dan DIKSI Perkuat Pelayanan
  • JPB Law Firm Apresiasi Polres Jakpus, Minta Dugaan Penipuan Bisnis Tanam Padi dan Kapal Cumi Rp1 Miliar Diusut Tuntas

Copyright © 2026 | PT. Rasyah Andreas Mutiara Audrey (RAMA) | NewsExo by ThemeArile