Aspirasiindonesianews.com, Morotai – Bendungan Sangowo Barat, Jebol Karena Banjir, Karena Kelalaian Pihak Kontrak / Atau PT Pembagunan Perumahan Persero Tbk, Termasuk Kesalahan Konstruksi Balai Wilayah Sungai Maluku Utara Selaku Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK), Jika Tidak Di Lakukan Maka Seluruh Lanjutan Perbaikan Bendungan Harus Di Hentikan Senin 15/6/26.

Taufik Sibua Salah Satu Dari Pemilik Lahan, Mempertegas Bahwa Lahan Yang Telah Di Bayarkan Itu Sepanjang 7 Meter Lebih, Untuk Kepentingan Pengalihan Mata Air Selebihnya 7 Meter Masih Menjadi Pemilik Lahan Belum Terbayarkan Oleh Pemerintah Daerah Morotai Ujar Sapaan Ts.

Pemerintah Daerah Morotai Pun Secepatnya Pembayaran Sejumlah Pohon Kelapa Pemilik Lahan Yang Roboh Akibat Banjir Supaya agar Segera Ganti Rugi , Terkait 7 Meter Seluas Tanah Milik Pemerintah Daerah, Telah Di Lakukan Pelunasan Namun Kelalaian Bws, Dan Pihak Kontraktor Tidak Memperhatikan Dampak Terjadi nya Banjir Maka Terjadi Abrasi, Maka Menjadi 40 Meter Pemilik Lahan Mengalami Kerugian Besar Jadi Seluas 33 Meter Yang Mesti Di Bayarkan pemda Morotai, Karena Soal Ganti Rugi Pembayaran lahan Adalah Kewenangan Pemerintah Daerah Tegas Taufik.

Terjadi Pelebaran Lahan Sebab Faktor Banjir Sebelumnya Pemilik Lahan Sudah Berulang Ulang Menegur Pihak PT Pembagunan Perumahan persero Tbk, Maupun Dinas PUPR, Serta Bagian Pemerintahan, Namun Teguran Tersebut Ternyata Cuma Tidak Mau Ambil Pusing, Padahal Telah Di Lakukan Teguran Saat Mulai Pekerjaan Bendungan Supaya Galian Lahan Tersebut Untuk Tutup Kembali Tapi Langkah Itu ternyata Teguran Tidak Di Hiraukan Tegas Taufik.

Taufik Sibua Menjelaskan Terkait Seluas Tanah Berlokasi Berdekatan Area Bendungan Itu Seluruhnya Jual Parmanen Bukan Sebatal Kaplingan jadi Pemda Morotai Supaya Bayar Lahan Seluruhnya Sebab Pemilik Lahan Tidak Mau Lagi Berkebun , Masalah Total Harga Tanah Nanti Di Bicarakan Bersama Baik Pemilik Lahan, Dan Pemda Morotai Pungkas Taufik.

Pemilik Lahan Taufik Sibua Bilang Proyek Bendungan Sangowo Barat Itu, Masih Pemeliharaan, Masih Menjadi Tanggung Jawab Pihak Balai Wilayah Sungai Maluku Utara Akan Tetapi Belum Setahun Ambruk, Menghabiskan Anggaran Puluhan Milyar Bendungan Jebol Akibat Banjir Semua Itu Kesalahan Konstruksi Jadi Ada Yang Tidak Beres Dalam Pekerjaan Bendungan. Red / Taufik Sibua