Aspirasiindonesianews.com, Morotai – Paska Kebijakan Pemerintah Menaik Kan Harga Bahan Bakar Minyak, Gelombang Unjuk Rasa Terus Berlanjut Dari Kalangan Mahasiswa, Baik Unjuk Rasa Di Jakarta Depan Istana Presiden, Maupun Depan Parlemen Senayan Nusantara Atau Gedung MPR, DPR RI, Guna Memprotes Terkait Ketidak Beresan Program Makan Bergizi Gratis, Serta Koperasi Desa Merah Putih Serta Tuntutan Yang Lain Nya Kenaikan Bahan Bakar Minyak Unjuk Rasa Berimbas Sampai Ke Daerah Atas Dasar Bentuk Protes Karena Di Anggap Kebijakan Pemerintah Tidak Populis Maupun Tidak Berpihak Pada Kepentingan Publik Rabu 17/6/26.

Kasat Satpol Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) , Morotai Akri Uti Wijaya SE, Mengarahkan Seluruh Personilnya Untuk Mengamankan Unjuk Rasa Dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai ( Bem Unipas) Bergerak Pengamanan Ketat Supaya Unjuk Rasa Dapat Berjalan Aman , Lancar, Tertib Ucap Akri.

Unjuk Rasa Badan Esekutif Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai, Menuliskan Spanduk Tolak Harga BBM Turunkan Prabowo Gibran Puluhan Massa Unjuk Rasa Berjalan Kaki Menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Morotai) Aksi Pukul 09.35 Wit Rute Kantor Bupati Dprd, Pernyataan Sikap, Spanduk, Megafon.

Unjuk Rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai Menyampaikan 10 Tuntutan Antara Lain

1 Turunkan Harga Kebutuhan Bahan Pokok
2.Hentikan Makan MBG Dan Koperasi Desa Merah Putih
3 Revisi Undang Undang TNI, Polri
4.Kembalikan Militer Ke Barak Fokus Pengamanan Situasi Negara
5.Stabilkan Rupiah
6 Selesaikan Sengketa Tanah Warga Dan AU
7.Hadirkan Spbu Di Enam Kecamatan.
8 Tambahkan Stok Kuota Bbm Subsidi Untuk Nelayan
9.Stop Kriminalisasi TNI Au Terhadap Masyarakat
10.Tolak Pemutusan Anggaran Akhir Studi Di UNIPAS

Aksi Unjuk Rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai Sempat Menimbulkan Kericuhan Akibat Karena Ketidak Respek Pimpinan Dan Anggota Dprd Morotai Terhadap Masa Aksi Jadi Anggota Dprd Jangan Alergi Kritik Kalau Sudah Malas Berpikir Dan Miskin Solusi . Red / Taufik Sibua.