Aspirasi Indonesia.com, Himpunan mahasiswa islam ( HMI) Melakukan Unjuk Rasa Di depan kantor Bupati dan kantor dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD) morotai Unjuk rasa dengan menggunakan Pic Up, Sound sistem, Masa aksi kurang lebih 30 orang Aksi mulai pukul 14.00 wit sampai selesai Senin 22/9/25 .
Unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) atau hijau hitam dengan slogan HMI koreksi Morotai berharap Pemerintah Daerah Bereskan sembilan tuntatan Jika tidak ingin bereskan maka akan ada aksi gelombang kedua / aksi besar besaran alias( Aksi sunami) .
Dalam pernyatan sikap unjuk rasa HMI koreksi Morotai kebenaran adalah kepercayaan Dan kebohongan itu penghianatan Dalam setiap perjuangan dan pergerkanan hijau itam karena menjadi doktrin kaders Himpunan mahasiswa islam sehingga penghianatan itu pecundang menjadi lawan utama kaders HMI,maka dengan sembilan pernyataan sebagai berikut.
1 Tangkap Mafia BBM
2.DPRD Segera Tetapkan Peraturan daerah PPA.
3 usut tuntas Kasus ilegal logging
4 Pemda segera selesaikan sengketa lahan
5 segera audit kabag kesra
6 usut tuntas kasus pelecehan seksual
7.pemda segera menerapkan sistem meritokrasi
8 pemda segera merubah sistem pengelolaan parawisata
9.segera audit direktur RSUD morotai.
Dalam pernyatan sikap HMI koreksi juga menyentil bahwa keluar dari mulut buaya masuk ke mulut harimau itulah istilah angkatan 66 waktu pristiwa runtuhnya soekarno dan naik nya soeharto sebagai presiden sehingga membuat rakyat Indonesia mengibarkan mosi tidak percaya atas pemerintahan waktu itu. Maka seperti itu lah kondisi morotai saat ini dengan ketumpukan masalah kesejangan sosial, atas ketidak mampuan pemerintah daerah untuk menyelesaikan problem publik ( problem solving) .
Unjuk rasa Himpunan mahasiswa islam koreksi Morotai berharap supaya pemerintah daerah terutama Bupati Drs. Rusli sibua M, Si, Dan pimpinan OPD lebih responsif, dan peka terhadap kepentingan publik. Redaksi
